PT SOLID GOLD BERJANGKA – Dari segi fasilitas, mulai dari persenjataan sampai peralatan tempur lainnya pasukan Tentara Nasional Indonesia memang masih kalah dgn kekuatan pasukan dari Negara lain.

Atau bahkan disaat kita tertunduk lesu dikala melihat aktivitas para pasukan saat terjun di kanal-kanal untuk membersihkan sampah.

Tapi kalau soal prestasi & aksi-aksi militer maka kita patut berbangga hati memiliki TNI.

Pasalnya TNI kita punya segudang prestasti yg tidak kalah mentereng dibanding pasukan Negara lain.

PT Solid Gold Berjangka – Bahkan faktanya pasukan TNI sempat membuat pasukan-pasukan dari Negara lain kabur spt kucing.

Seperti apa kisahnya?

Berikut 4 aksi TNI yg bikin pasukan Negara lain kabur.

Aksi Pasukan Garuda II di Kongo

PT Solid Gold Berjangka – Sejak lama pasukan TNI kita sebenarnya sudah diperhitungkan oleh militer Negara-negara lain.

Karena meski kalah maju dari segi persenjataan namun pasukan TNI kita dikenal dgn kemampuan & keberaniannya yg “gila”.

Hal tersebut pun sudah dibuktikan sejak tahun 1960 lalu, disaat TNI bergabung bersama pasukan PBB untuk menangani konflik berkepanjangan di Kongo.

Kala itu pasukan Garuda II yg bergabung dgn United Nations Operation in Congo, “dicoba” oleh pasukan ANC (Army Nation of Colongese).

Pasukan ANC sempat mengirim beberapa tank untuk mendekati markas UNOC.

Tapi sepertinya yg mereka hadapi bukanlah pasukan kacangan yg digertak dgn tank langsung kabur, karena yg mereka hadapi adalah pasukan Garuda II.

Bukannya mencoba jalur komunikasi tank-tank tersebut langsung “disambut” dgn 6 senjata berat anti-tank.

Aksi pasukan TNI kita tersebut langsung menciutkan nyali ANC yg kemudian memerintahkan tank-tanknya mundur.

Mau coba-coba dia dgn pasukan kita.

Aksi Angkatan Udara Republik Indoesia Melawan Angkatan Laut Inggris

PT Solid Gold Berjangka – 5 tahun berselang setelah aksi “gila” TNI di Kongo, giliran Angkatan Udara yg kala itu masih AURI “dicoba” oleh Angkatan Laut Inggris.

Kapal Induk HMS Victorius & kapal serbu HMS Countor melintasi wilayah laut Indonesia tanpa izin.

Kejadian tersebut tepat disaat Indonesia sedang berseteru dgn Malaysia yg notabene merupakan Negara aliansi Inggris.

Meski punya kekuatan yg berkali-kali lipat dari pasukan kita, AURI sama sekali tidak gentar.

Marsekal Pedet Soedarman yg kala itu merupakan Komandan Skadron pun langsung memerintahkan pesawat pengebom YU-16 Badger lepas landas.

Meski tujuannya untuk memberikan peringatan keras namun pesawat tersebut pun disiapkan untuk bertempur.

Akhirnya setelah beberapa kali manuver di atas dua kapal tersebut, armada laut Inggris akhirnya berputar & menjauh dari perairan Indonesia.

Aksi KOPASKA Melawan Marine Police Malaysia

PT Solid Gold Berjangka – Tahun 2005 Indonesia kembali bersitegang dgn Negara serumpun Malaysia, terkait masalah blok Ambalat.

Indonesia yg memutuskan untuk membangun mercusuar di Karang Unarang kala itu sempat “diteror” oleh pasukan Angkatan Laut Diraja Malaysia, Marine Police Malaysia.

Dengan kapalnya yg besar mereka sengaja mendekat ke tempat pengerjaan guna membuat gelombang laut untuk menghambat pengerjaan mercusuar.

Setelah mendapat laporan Kapal Patroli TNI AL, KRI Tedong Naga akhirnya terjun.

Kapal kita awalnya cuma memberikan peringatan agar ketegangan tidak semakin besar.

Namun hal tersebut justru tidak digubris.

Geram dgn dua kapal asing, Komandan KRI Tedong Naga akhirnya menghubungi pasukan KOPASKA TNI AL.

Hanya satu orang pasukan KOPASKA yg diterjunkan dua kapal asing tersebut akhirnya kabur.

Dia adalah Serka Ismail Benny yg berhasil menyusup ke kapal Armada Malaysia tanpa terdeteksi.

Saat di atas kapal Serka Ismail langsung berteriak & mengancam akan meledakkan jangkar kapal mereka, & akhirnya mereka pun kabur.

Aksi TNI AL Membayangi Kapal Selam Amerika

PT Solid Gold Berjangka – Di awal tahun 2016 lalu pasukan TNI kita ternyata sempat nyaris bersitegang dgn pasukan Amerika.

Pasalnya kapal selam USS Tuscon SSN 770 sempat nyaris memasuki perairan Indonesia tanpa Izin.

Kapal selam tersebut memang hanya melintas di dekat wilayah kita & saat itu USS Tucson memang masih berada di wilayah perairan Internasional.

Namun TNI AL kita tentu tidak ingin kembali dipermainkan oleh kapal dari Negara asing.

Akhirnya TNI AL menurunkan helikopter BO 105 dgn nomor lambung NV-408 untuk membayangi kapal selam Amerika.

Selama 2 jam mengintai Kapten S Hayat & Lettu Asgar Serli sukses menggiring kapal selam Amerika menjauh dari wilayah Indonesia.

Bagi TNI kedaulatan tanah air Indonesia tercinta adalah HARGA MATI!

Jadi jangan coba-coba, setuju?

(Prz – PT Solid Gold Berjangka)

Enter Your Mail Address