PT Solid Gold Berjangka | JAKARTA – Nasib nahas menimpa Aris Sutrisno (32) seorang Office Boy (OB) di salah satu bank BUMN di Kepala Dua, Kabupaten Tangerang. Dia menjadi korban penipuan dari sebuah situs jual beli online.

Trisno panggilan akrabnya menjelaskan, pada Minggu 3 Desember 2017 kemarin, sang istri mencari sebuah motor bekas. Karena dana yang dia punya pas-pasan, maka Trisno mencari motor dengan harga yang murah.

“Jadi Minggu 3 Desember kemarin mas, istri saya lihat iklan di OLX. Dia (pelaku) pengguna OLX baru nama akunnya blm ada. Dia menawarkan Honda Vario tahun 2009 dengan harga Rp3,5 juta. Istri saya nego dikasih Rp3,2 juta,” kata Trisno kepada SINDONEWS, Senin (4/12/2017).

Trisno menambahkan, dia pun berkomunikasi dengan pelaku yang mengaku sbg dokter bernama Abdurahman yang bekerja di Jambi. Trisno & pelaku terus komunikasi untuk menawar harga. Hingga keduanya mendapat kesepakatan harga terakhir yakni Rp3juta.

“Dia itu ngakunya dokter di Jambi. Nego dapat Rp3juta. Si orang yg ngakunya dokter ini minta ditransfer dulu 50%. Saya bilang mau bukti pengiriman dulu. Baru nanti saya transfer. Dia tetap minta dikirim duitnya dulu,” ungkapnya.

“Ya akhirnya saya transfer Rp1,5juta ke dia. Nah dia malah kirim poto nota kargonya atas nama orang lain. Saya komplain, kata dia itu contoh nota. Dan saya disuruh tunggu dari jam 10 pagi sampai 2 siang enggak dijawab. Dia cuma bilang masih kerja di rumah sakit. Saya tunggu lagi enggak dikirim,” urainya.

Dia pun sudah tak tahan lagi dan kesal, kemudian bertanya sejauh mana prosesnya. Penjual online itu malah tidak merespons sama sekali.

“Saya kesal saya bilang aja dasar kau penipu. Telepon saya langsung ditutup dan nomor saya diblokir,” tambahnya.

Trisno kecewa lantaran uang yang dibawa kabur pelaku baru saja dipinjami dari orangtuanya.

“Ya Allah mas, itu duit padahal baru dipinjemin ibu saya Rp3juta. Gaji saya juga pas-pasan. Pas kemarin saya main ke rumah orang tua, saya cerita lagi butuh motor untuk kerja. Akhirnya dihutangin ama ibu saya. Tapi malah saya kena tipu,” kecewa Trisno.

Pihaknya pun mencoba menghubungi situs jual beli online untuk mengetahui keberadaan pelaku. “Saya sudah telepon ke OLX, pihak sana menyarankan untuk lapor polisi. Dari Polsek Cisoka ( tempat tinggal) saya menyarankan membuat laporan ke Polres Jaksel. Karena TKP saya transfer di Lenteng Agung, Jakarta Selatan saat main ke rumah ibu saya,” tuturnya.

Trisno berharap pihak situs jual beli online tersebut bisa mengubah atau mengganti sistem pelayanan yang ada sehingga penjual atau pembeli lebih aman dalam bertransaksi. Dan bisa meminimalisir tindak penipuan serta mengganti sistem pelayanan untuk menghindari hal serupa terjadi.

“Saya berharap tidak ada lagi korban yang seperti saya dan bisa lebih baik lagi ke depannya,” tutupnya.

Solid Gold
Solid Gold Berjangka

Enter Your Mail Address