Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga emas berjangka di bursa Comex mengalami rebound dari posisi paling rendahnya dalam 10 minggu (24/4). Harga emas mengalami kenaikan setelah turunnya data penjualan rumah di Amerika Serikat memicu kekhawatiran bahwa ekonomi di negara tersebut masih menghadapi tantangan. Dengan adanya kondisi ini pasar kembali meningkatkan pembelian terhadap asset safe haven.

Penjualan rumah baru di Amerika Serikat mengalami penurunan hingga mencapai level paling rendah dalam delapan bulan belakangan. Harga emas telah mengalami rebound sebesar 6.8 persen sepanjang tahun 2014 ini di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat masih kurang mengesankan. Konflik yang berkembang di Eropa Timur, terutama Ukraina, juga mendukung pergerakan naik harga emas tersebut.

Pada akhir perdagangan di bursa Comex harga emas untuk kontrak penyerahan bulan Juni mengalami kenaikan sebesar 0.3 persen dan ditutup pada posisi 1284.60 dollar per troy ons. Peningkatan harga komoditas ini merupakan yang pertama kalinya dalam empat sesi berturut-turut. Pada perdagangan sebelumnya harga emas sempat melempem ke level 1275.80 dollar yang merupakan harga paling rendah sejak tanggal 11 Februari.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan lagi melanjutkan rebound yang terjadi pada perdagangan tadi malam. Harga komoditas ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1270 – 1295 dollar

Enter Your Mail Address