PT SOLID GOLD BERJANGKA – Bagi mereka yang suka dengan aplikasi editing foto, aplikasi editing prisma  ini tak boleh dilewatkan. Apa beda aplikasi editing foto satu ini dengan aplikasi sejenis, seperti Vsco, Camera 360, atau PicsArt?

Satu hal yang paling membedakan adalah tujuan pengeditan.

BACA JUGA : KAITAN SELFIE DENGAN PENUAAN DINI

Pada Prisma, pengguna tak hendak mengubah selfie menjadi lebih cantik dengan menutupi jerawat atau membubuhkan make up virtual pada wajah. Prisma juga tak berintensi membuat foto lebih menggemaskan dengan penyematan stiker atau frame.

PT Solid Gold Berjangka – Kelebihan Prisma adalah mengubah foto biasa menjadi karya seni bercita rasa tinggi. Pengguna cukup membidik foto apa saja, baik selfie maupun pemandangan alam.

Setelahnya, pemain bisa memilih 33 filter yang tersedia pada Prisma, sebagimana dilaporkan MacRumors dan dihimpun KompasTekno, Kamis (14/7/2016).

Tiap-tiap filter akan mengubah foto menjadi sketsa pensil, lukisan realis, atau lukisan-lukisan dengan gaya yang beragam. Pengguna juga bisa menyetel intensitas pengeditan dengan menggeser skala pada layar.

Aplikasi ini menggunakan kombinasi dari jaringan saraf tiruan aias neural networks dengan intelijen buatan atau artificial intelligence untuk mengaplikasikan filter.

BACA JUGA : “SELFIE DUCK FACE” CENDERUNG LABIL

Hasil pengeditan bisa dibagi ke Instagram atau Facebook. Jika ingin melihat foto-foto hasil pengeditan netizen lain, Anda bisa mengecek tanda pagar #Prisma di Twitter dan Instagram.

Dari situ, Anda bakal tahu seberapa heboh netizen saat ini dengan aplikasi tersebut. Di Instagram, tak kurang dari 641.000 foto dipatrikan tanda pagar #Prisma.

Sayangnya, aplikasi ini masih terbatas untuk pengguna iOS saja. Belum diketahui kapan pengguna Android bisa turut menjajalnya.

Untuk sementara, baru 25 negara yang disambangi aplikasi pengeditan foto tersebut, termasuk Indonesia. Jika ingin mencoba aplikasi ini, Anda bisa mengunduh via Apple App Store.

(Prz – PT Solid Gold Berjangka)

Enter Your Mail Address