PT SOLID GOLD BERJANGKA – Sebuah celah keamanan di platform Android kembali ditemukan.

Kali ini berupa lubang sekuriti yg pertama muncul pada kernel Linux versi 3,6 yg diperkenalkan pada 2012 lalu.

PT Solid Gold Berjangka – Kali ini berupa lubang sekuriti yg pertama muncul pada kernel Linux versi 3,6 yg diperkenalkan pada 2012 lalu.

Kernel Linux ini -berikut kelemahan sekuriti di dalamnya- dipakai dalam OS Android mulai versi 4.4 hingga developer preview dari Android 7.0 Nougat.

Artinya, Sebanyak 80 persen atau sekitar 1,4 miliar perangkat Android terancam celah keamanan dimaksud.

Lubang sekuriti itu memungkinkan penjahat cyber menyadap komunikasi atau menysisipkan kode berbahaya ke perangkat Android lewat koneksi yg tidak dienkripsi.

Kode tersebut akan menampilkan prompt yg mengklaim bahwa pengguna telah log-out dari akun, lalu meminta password & username untuk kembali log-in.

Pengguna yg terkecoh bakal memasukkan informasi yg diminta, tanpa menyadari telah disadap oleh hacker.

“Masalah ini mengkhawatirkan bagi pengguna Android karena hacker bisa memata-matai tanpa perlu metode ‘man-in-the-middle’ tradisional,” ujar peneliti firma keamanan Lookout yg menemukan celah sekuriti di atas.

BACA JUGA : Kendalikan Ponsel Lewat Tato

Selain Android, software lain yg juga berbasis Linux juga ikut terdampak, namun sudah ditambal lewat patch berkode CVE-2016-5696.

Google sendiri menyatakan telah mengetahui keberadaan celah kemanan tersebut & sedang bekerja untuk menambalnya.

Perbaikan ini mungkin akan disalurkan dalam bentuk update software.

(Prz – PT Solid Gold Berjangka)

Enter Your Mail Address