PT SOLID GOLD BERJANGKA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Kamis (18/3) jelang rilis suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut secara teknikal candlestick membentuk formasi three black crows serta stochastic yang melebar setelah membentuk deadcross mengindikasikan akan melanjutkan pelemahan.

“Pergerakan akan dipengaruhi keputusan suku bunga The Fed serta 7 day repo rate oleh Bank Indonesia,” kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis (18/3).

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 6.235-6.256 dan resistance 6.309-6.341.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan selama indeks dapat dipertahankan di rentang support-nya, untuk jangka pendek peluang menguat masih terbuka.

“Hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat terbatas,” ucapnya.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.260 dan resistance 6.389. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu ASII, TLKM, BBCA, JSMR, ICBP, HMSP, dan WIKA.

Pada perdagangan sebelumnya, yakni Rabu (17/3), IHSG melemah ke 6.277 atau turun 32,47 poin atau 0,51 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp211,46 miliar.

Sumber cnnindonesia, diedit oleh  PT Solid Gold Berjangka

Enter Your Mail Address