PT. SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) mencatat kinerja keuangan yang cukup mumpuni pada semester I-2021. Penjualan perusahaan terlihat naik 6,9% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 4,1 triliun di enam bulan pertama tahun ini. 

Kenaikan penjualan tersebut membuat Garudafood sukses kerek laba bersih. Tercatat, laba bersih GOOD melejit 102% menjadi Rp 232 miliar di semester pertama tahun ini.

Asal tahu saja, penjualan GOOD di paruh pertama 2021 dikontribusi dari penjualan domestik dan pasar ekspor. Di mana penjualan domestik naik 7% dan penjualan ekspor naik tumbuh 6,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

“Kami bersyukur atas pencapaian di semester 1 tahun ini yang jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Tingkat kepercayaan konsumen telah meningkat dan berbagai upaya stimulus dari pemerintah juga disambut baik oleh masyarakat meskipun kondisi pandemi masih berlangsung hingga saat ini. Momentum Lebaran kemarin juga menjadi salah satu faktor yang turut mempengaruhi pertumbuhan penjualan kami,” ujar Paulus Tedjosutikno, Direktur GOOD dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Jumat (6/8). 

Adapun kenaikan kinerja perusahaan dikontribusi oleh penjualan entitas anak usaha perusahaan yaitu PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU). Penjualan KEJU di periode Januari-Juni 2021 naik 16,8%. 

Meski demikian, Paulus melihat bahwa semester 2 masih menjadi tantangan dengan adanya pandemi Covid-19. 

“Melihat kondisi ini kami sebagai pelaku industri akan terus mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi salah satunya berupa pembentukan herd immunity melalui program vaksinasi,” tambah Paulus.

Di samping itu, GOOD juga mencatat total liabilitas naik dari Rp 3,6 triliun menjadi Rp 3,7 triliun di akhir Juni 2021.

Sementara total ekuitas yang dicatat sebesar Rp 2,9  triliun. Selain itu, GOOD juga mencatat total aset sebesar Rp 6,7 triliun.

Sumber dari kontan.co.id, diedit oleh PT. SOLID GOLD BERJANGKA

Enter Your Mail Address