PT Solid Gold Berjangka — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Kamis (1/4). Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut indeks telah memasuki area jenuh jual setelah mengalami pelemahan selama tiga hari berturut-turut.

Namun, ia mengingatkan pasar untuk tetap mewaspadai sentimen negatif baik dari global atau domestik.

“Pergerakan selama beberapa hari terakhir telah memasuki area oversold serta indikator stochastic bergerak menyempit mengindikasikan potensi rebound dalam jangka pendek,” kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis (1/4).

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.807-5.896 dan resistance 6.070-6.155.

Sedangkan, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksikan indeks masih akan melanjutkan pelemahan meski ada peluang teknikal rebound hari ini.

Mengingat hingga saat ini para investor asing masih mencatatkan arus modal masuk, ia mengatakan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia masih bagus.

“Sehingga jika terjadi momentum koreksi wajar para investor masih dapat melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek, hari ini IHSG berpotensi melemah terbatas,” jelasnya.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.827 dan resistance 6.088. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu TLKM, ICBP AKRA, UNVR, KLBF, SRIL, TBIG.

Pada perdagangan sebelumnya, yakni Rabu (1/4), IHSG melemah ke 5.985 atau turun 85,92 poin atau 1,42 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp1,11 triliun.

Sumber cnnindonesia, diedit oleh  PT Solid Gold Berjangka

Enter Your Mail Address