Jakarta, PT. Solid Gold Berjangka – Pada perdagangan akhir pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan tren menguat, setelah pada perdagangan Kamis (15/4/2021) indeks ditutup naik 0,48% ke level 6.079,50. Penguatan IHSG terjadi pada detik-detik akhir penutupan perdagangan.

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan kabar baik datang dari pasar saham Amerika Serikat, S&P 500, Dow Jones dan MSCI World Index menuju rekor tertingginya. Kenaikan ini terjadi setelah membaiknya data perekonomian Amerika yang keluar semalam, semakin membuktikan bahwa pemulihan kian nyata dengan fundamental yang kuat.

Dengan dukungan bauran kebijakan moneter dan fiskal Amerika yang luar biasa, ditambah dorongan distribusi vaksinasi, masyarakat mulai bersiap untuk keluar dan berbelanja. Sekuritas ini memproyeksikan permintaan masih akan terus mengalami kenaikkan, seiringan dengan pelonggaran aktivitas bisnis dan vaksinasi vaksin yang membuat situasi menjadi aman.

Sementara itu, di dalam negeri impor pada Maret 2021 mencapai US$ 16,79 miliar naik +26,55% MoM dan 25,73% YoY. Kenaikan impor ini dinilai menjadi indikasi awal terhadap pemulihan industri yang diharapkan dapat meningkatkan optimisme terhadap pemulihan investasi dalam negeri. Diharapkan pertumbuhan ini dapat terjaga sehingga perekonomian Indonesia di tahun ini dapat masuk ke fase pemulihan.

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menyebutkan IHSG bergerak menguat dan mencoba break out resistance Moving Average 20 hari. Indikator stochastic terkonsolidasi pada area middle oscillator.

Indikator MACD bergerak cross over pada area undervalue dengan memberikan signal trend positif pada pergerakan selanjutnya. Sehingga IHSG diperkirakan kembali bergerak menguat terbatas di akhir pekan.

Artha Sekuritas mengungkapkan, IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal terlihat indicator stochastic masih melebar mengindikasikan indeks masih akan melanjutkan potensi penguatan. Investor akan mencermati data perekonomian antara lain data pengangguran Amerika Serikat, serta data industrial dan data GDP dari China.

Hari ini Jumat (16/4/2021), indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran support 6.045 dan 6.012 serta resisten di 6.095 dan 6.112.

Sumber cnbc indonesia, diedit oleh PT Solid Gold Berjangka

Enter Your Mail Address