PT Solid Gold Berjangka |  Jakarta – Farhat Abbas menyambangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018). Kedatangan Farhat Abbas itu guna menjalani pemeriksaan kasus dugaan penipuan yang dilakukan Vicky Prasetyo. Menurutnya, suami siri Angel Lelga itu telah menggelapkan mobil mewah milih pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pria bernama Thamrin itu, kata Farhat, merupakan mantan majikan ayah kandung Vicky Prasetyo.

Sayembara Berhadiah

Mantan suami Nia Daniaty itu mengatakan bahwa Vicky Prasetyo belum mengembalikan mobil BMW pinjamannya sejak dua tahun. Oleh karena itu, Farhat Abbas melakukan sayembara berhadiah, bagi yang bisa menemukan mobil tersebut.

Hadiah Rp 5 Juta

“Yang menemukan akan diberikan Rp 5 juta. Lalu mobil itu akan kami ambil dan lanjutkan cicilan. Karena mobil itu punya klien saya, dan atas nama klien saya,” ujar Farhat Abbas ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018).

“Mobil itu dibawa lari pada saat pinjaman pertama, langsung tidak dikembalikan hingga dua tahun sampai saat ini. Barang siapa yang menguasai mobil tersebut menggunakan hak gadai dan sebagai jaminan dibawa penguasaan dia, agar segera melaporkan dan mengembalikan kepada kami mobil tersebut, karena itu merupakan mobil hasil kejahatan yang dilakukan oleh Vicky,” sambung Farhat.

Ganti Nomor Polisi

Lanjut Farhat Abbas, sebelum mobil itu lenyap, Vicky diduga telah mengganti nomor polisinya. Vicky Prasetyo pun kabarnya sempat berdalih memiliki mobil BMW itu dari jarih payahnya.

“BMW tahun 2015, pernah diakui Vicky sebagai hasil karya, mobil barunya dia hanya modal plat VKY. Enggak tahu bagaimana dia bisa mengubah plat jadi B 999 VKY. Yang jelas klien kami ditipu dan digelapkan oleh Vicky Prasetyo, kami bisa membuktikan pembayaran dan plat aslinya B 999 PLAY,” jelas Farhat Abbas.

Masih Dicicil

Makanya Farhat Abbas ingin menyelesaikan masalah yang diduga dilakukan Vicky Prasetyo terhadap kliennya.

“Beliau (klien) malu. Beliau adalah mantan pejabat yang hebat, kok masih bisa ditipu sama Vicky Prasetyo sama keluarganya. Pembayaran masih kurang lebih setahun sampai dua tahun lagi. Per bulan Rp 23 juta, jadi Vicky enak enggak mengeluarkan keringat tapi dapat hasilnya,” kata Farhat Abbas.

“Harapan kami agar segera dipanggil untuk segera ditahan Vicky Prasetyo,” ia menambahkan.

Solid Gold Berjangka
Solid Gold

Enter Your Mail Address