PT.SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. Meski layanan digital terus diminati masyarakat, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melihat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) masih dibutuhkan nasabah hingga saat ini. Direktur BCA Santoso Liem bilang, BCA akan tetap melakukan penambahan mesin ATM untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Terutama mesin yang bisa melakukan setor tarik tunai. Hingga Juni 2021, BCA didukung oleh 17.721 ATM di seluruh Indonesia. Hingga Semester I-2021, nilai transaksi di ATM BCA tercatat tumbuh 4,5% yoy dari Rp 996 triliun menjadi Rp 1.041 triliun,” ujar Santoso kepada Kontan.co.id, pekan lalu.

Kendati demikian, transaksi di mobile banking BCA melonjak 49% yoy dari Rp 1.197 triliun menjadi Rp 1.783 triliun per Juni 2021. Begitupun transaksi internet banking BCA naik 32,8% you dari Rp 5.271 triliun menjadi Rp 7.001 triliun pada paruh pertama 2021.

Baca Juga: PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Sektor konsumsi hilang pamor, ini rekomendasi saham yang masih menarik

Secara frekuensi, transaksi di mesin ATM BCA naik 18% yoy dari 414 juta kali menjadi 488 juta transaksi di kuartal kedua 2021. Sedangkan transaksi internet banking BCA naik 33% dari 750 juta transaksi menjadi 1 miliar transaksi. Begitupun dengan transaksi mobile banking BCA melonjak 66% yoy dari 1,41 miliar kali menjadi 2,35 miliar kali di Juni 2021.

“Seiring dengan transformasi digital BCA, nasabah dapat menggunakan #BankingFromHome sebagai solusi perbankan digital yang disediakan, seperti mobile banking (BCA mobile), internet banking (KlikBCA), dan kanal digital lainnya,” ujar Santoso.

Selain itu, BCA juga telah memperkenalkan myBCA, digital platform terbaru dari BCA dimana nasabah hanya memerlukan single user ID. Layanan bisa nasabah gunakan untuk mengakses seluruh informasi rekening yang dimilikinya di BCA dengan menggunakan BCA ID.

Baca Juga: PT. SOLID GOLD BERJANGKA | Kinerja moncer, laba bersih Garudafood (GOOD) melejit 102% di semester I-2021

Sumber dari kontan.co.id, diedit oleh PT.SOLID GOLD BERJANGKA

Enter Your Mail Address