Solid Gold Berjangka | Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa wacana menaikkan tarif parkir bagi kendaraan bermotor bisa efektif tekan penggunaan angkutan pribadi.

Khususnya di Jakarta, kebijakan ini sangat mungkin utk dilaksanakan.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyatakan bahwa dgn kebijakan kenaikan tarif ini dapat menekan kemacetan karena padatnya kendaraan.

Seiring kemacetan yg berkurang, polusi udara pun diharapkan dapat tertekan. “Oh iya sangat mungkin sekali, itu efektif utk tekan orang pakai angkutan pribadi.

Kemacetan sampai polusi pun bisa berkurang, kan macet korelasinya juga ke polusi & pemborosan bahan bakar ya,”Namun, Budi mengatakan, kalau tarif parkir mau dinaikkan harus ada syaratnya.

Syaratnya adalah angkutan umum harus siap utk digunakan masyarakat. “Tapi naikkan tarif parkir harus dgn satu catatan, angkutan umumnya siap,” jelas Budi.

Baca Juga : PT SOLID GOLD BERJANGKA | Tidak Semua Orang Butuh Asuransi Jiwa
Jakarta sendiri dinilai Budi siap utk naikkan tarif parkir karena angkutan umumnya sudah siap.

Mulai dr Transjakarta (TJ), Moda Raya Terpadu (MRT), hingga Lintas Rel Terpadu (LRT) sudah terbangun, Pemprov tinggal mengarahkan masyatakat naik angkutan umum.

“Nah Jakarta kan sudah siap ya, Transjakarta ada, MRT ada, LRT ada. Sekarang tinggal buat memaksa masyarakatnya tinggalkan kendaraan pribadi ke angkutan umum,” jelas Budi.

Dia mengatakan kalau tarif parkir tinggi bisa saja masyarakat berpikir dua kali naik angkutan pribadi.

“Kan kalau parkir di kota tinggi, orang juga mikir-mikir kan kalau di Thamrin-Sudirman, misalnya Rp 10 ribu aja per jam, bisa mikir-mikir orang mau bawa kendaraan, mending naik TJ kan, murah Rp 3.500 doang,” kata Budi.

PT Solid Gold Berjangka

Solid Gold

Enter Your Mail Address