PT SOLID GOLD BERJANGKA – Duka karena merasa sedih mendalam akibat kehilangan masih dirasakan oleh Darso (56), suami dari Sri Hartati (52) sekaligus kakek dari Aisyah Zahra Ramadhani (8), korban tewas dalam tragedi robohnya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Robinson, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

PT Solid Gold Berjangka – Berbeda dengan putrinya, Oktavia Aryani (29) ibu kandung Aisyah yg kerap kali pingsan, Darso terlihat tabah ketika melepas keduanya dengan Adzan saat berada di liang kubur.

Ramainya suasana iring-iringan pengantar jenazah yg berbaur dengan belasan wartawan sejak jenazah tiba di muka gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah seketika hening saat kedua jenazah mulai dibaringkan di depan liang kubur.

Takbir yg mengiringi kedatangan jenazah pun hanya diucapkan pelan oleh pihak keluarga.

Darso yg mengenakan baju koko & celana hitam mulai turun & mempersiapkan pembaringan istrinya yg terakhir dengan dua orang kerabatnya.

Satu per satu warga Gang Damai Cagar Alam, RT 05/RW 06, Pancoran Mas, Depok itu membaringkan istri yg dilanjutkan dengan cucunya.

Walau air mukanya masih menyiratkan kesedihan, pria yg kesehariannya berprofesi sebagai pengemudi angkutan umum itu terlihat tegar, khususnya ketika menggendong istrinya untuk dibaringkan di dalam liang.

Tidak ada air mata yg menetes, dirinya terlihat serius menempatkan bulatan tanah & melepas tali kafan yg membungkus tubuh istrinya.

BACA JUGA : Misteri Lokasi Yang Disembunyikan Google Earth

Suasana hening kembali berlanjut saat Darso mulai mengumandangkan Adzan sebagai tanda melepas kepergian istrinya.

Tidak ada kalimat yg terucap dari pihak keluarga ataupun pelayat yg hadir hingga keduanya selesai dimakamkan.

“Saya sudah ikhlas, mungkin sudah jalannya. Saya cuma minta untuk semuanya doakan istri & cucu saya, kalau ada kesalahan mohon dibukakan pintu maaf,” ungkapnya usai pemakaman.

Walau dirinya mengaku tidak akan menuntut atas kematian istri & cucunya, dirinya berharap agar cucu keduanya, yakni Abiyualfaiq (5) yg kini, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu dapat diselamatkan.

“Saya tidak akan menuntut, saya justru berterima kasih untuk bantuan ambulance & pemakaman ini dari pemerintah. Saya cuma minta supaya cucu saya diselamatkan, cuma itu,” katanya, lirih.

(Prz – PT Solid Gold Berjangka)

Enter Your Mail Address